Definisi

Sebagaimana TKA Bahasa Indonesia SD/MI/sederajat, TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs/sederajat juga difokuskan pada keterampilan membaca

Muatan

Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi.
Teks informasi merupakan teks yang berisi fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang atau topik yang berskala lokal, nasional, atau global. Teks informasi dapat berupa teks tunggal maupun teks jamak.
Teks fiksi merupakan cerita rekaan yang dapat bersifat faktual (sejarah/biografi) atau realisme dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian tertutup, alur campuran, dan sudut pandang orang ketiga.
Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana sebagai berikut.
Karakteristik kosakata: kata umum, kata berimbuhan/konfiks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, makna konotatif konteks tertentu.
Karakteristik kalimat: jumlah kata per kalimat 5–9 kata, kalimat tunggal berbagai pola, kalimat majemuk setara.
Karakteristik wacana: kohesi penyulihan/substitusi, konjungsi antarparagraf perbandingan dan penekanan/intensifikasi, penggunaan tanda baca untuk mendukung deskripsi; panjang teks 200–250 kata (kecuali teks puisi).

Kompetensi

Aspek keterampilan membaca yang diukur adalah:
Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks;
Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat dalam teks;
Mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalam teks;
Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks; dan
Menanggapi isi teks, merefleksi diri dengan tokoh atau kejadian, dan menanggapi bahasa penulis dalam teks.
Aspek-aspek tersebut dikelompokkan ke dalam tiga kompetensi, yaitu:
Pemahaman tekstual, yaitu kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks;
Pemahaman inferensial, yaitu kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks; dan
Evaluasi dan apresiasi, yaitu kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.

Matriks Asesmen

No.

Kompetensi

Subkompetensi

1.

Pemahaman Tekstual

Mengidentifikasi penggunaan istilah dalam berbagai bidang.

Mengidentifikasi objek dan/atau latar berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.

Mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks.

Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks.

2.

Pemahaman Inferensial

Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, dan/atau nilai-nilai dalam dan/atau antarteks.

Menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa, antargagasan, dan/atau antarinformasi dalam dan/atau antarteks.

Memprediksi peristiwa dalam teks.

Menjelaskan bahasa kias dan citraan yang digunakan dalam teks fiksi.

3.

Evaluasi dan Apresiasi

Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.

Menilai kesesuaian dan/atau keakuratan unsur, kebahasaan, atau isi berdasarkan perbandingan informasi dalam dan/atau antarteks.

Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur teks fiksi.

Teks Ulasan 1

Teks Ulasan 2

Daftar Istilah:
Hidden gem: Tempat indah yang belum banyak diketahui orang.
Bucket list: Daftar hal yang ingin dilakukan.
Golden hour: Waktu matahari terbit atau menjelang senja dengan cahaya keemasan.
Vibes: Suasana atau perasaan suatu tempat.
Estetis: Indah dan enak dipandang.

No Soal 1
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi objek dan/atau latar berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

Kosakata yang menggambarkan keserasian suara deburan alam pada teks ulasan ke-1 ditunjukkan pada frasa ....

Teks Ulasan 1

Teks Ulasan 2

Daftar Istilah:
Hidden gem: Tempat indah yang belum banyak diketahui orang.
Bucket list: Daftar hal yang ingin dilakukan.
Golden hour: Waktu matahari terbit atau menjelang senja dengan cahaya keemasan.
Vibes: Suasana atau perasaan suatu tempat.
Estetis: Indah dan enak dipandang.

No Soal 2
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa, antargagasan, dan/atau antarinformasi dalam dan/atau antarteks
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci A, C

Apa saja perbedaan informasi yang ada pada kedua teks tersebut?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Teks Ulasan 1

Teks Ulasan 2

Daftar Istilah:
Hidden gem: Tempat indah yang belum banyak diketahui orang.
Bucket list: Daftar hal yang ingin dilakukan.
Golden hour: Waktu matahari terbit atau menjelang senja dengan cahaya keemasan.
Vibes: Suasana atau perasaan suatu tempat.
Estetis: Indah dan enak dipandang.

No Soal 3
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Sub Kompetensi Menilai kesesuaian dan/atau keakuratan unsur, kebahasaan, atau isi berdasarkan perbandingan informasi dalam dan/atau antarteks.
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Benar, Salah, Salah

Banu: Aku lebih suka membaca ulasan pada teks 2 rasanya lebih dekat denganku. Aku jadi ingin ke sana! Teks ulasan 2 sangat menarik!
Komar: Justru aku lebih suka ulasan pada teks 1 karena sangat jelas dan menarik minatku untuk mengunjungi pantai itu.
Mengapa penyataan Banu lebih tepat untuk menggambarkan keunggulan teks ulasan kedua yang tidak ada pada teks ulasan pertama
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!

#PernyataanBenarSalah
A.

Gaya penyajian teks menggunakan bahasa nonformal sehingga lebih santai.

B.

Penyajian gambar pada teks yang membuat pembaca lebih tertarik membaca

C.

Akhir ulasan dilengkapi kalimat ajakan kepada pembaca untuk mengunjungi pantai.

No Soal 4
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi objek dan/atau latar berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 2 dan Pernyataan 4

Pilihan kata mana saja yang menunjukkan latar waktu pada puisi tersebut?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

No Soal 5
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menjelaskan bahasa kias dan citraan yang digunakan dalam teks fiksi
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci A

Apa makna merebut hidup di pasar-pasar kota pada teks puisi tersebut?

No Soal 6
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Sub Kompetensi Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur teks fiksi
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Setuju, Setuju, Tidak Setuju

Setelah membaca puisi tersebut, tiga murid berpendapat sebagai berikut.
Dina: Wah, ternyata banyak perempuan hebat ya. Mereka bekerja penuh semangat!
Mira: Iya, mereka rela bangun pagi-pagi untuk bekerja.
Tika: Tapi, kasihan ya mereka pasti lelah setelah seharian bekerja.
Pendapat siapa yang tepat untuk menggambarkan suasana haru yang muncul setelah membaca puisi tersebut?
Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap pernyataan berikut berdasarkan teks!

#PernyataanSetujuTidak Setuju
A.

Dina karena menunjukkan kekagumannya kepada para perempuan yang bekerja.

B.

Mira karena pendapatnya juga senada dengan pendapat yang disampaikan Dina.

C.

Tika karena pendapatnya menunjukkan rasa empati terhadap perempuan pekerja.

Sumber: 
https://kumparan.com/kumparansains/mengenal-babi-rusa-hewan-langka-yang-hanya-ada-di-sulawesi-1tkPzp5uAVY/2 

No Soal 7
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1, Pernyataan 2 dan Pernyataan 4

Apa jenis umbi-umbian yang menjadi makanan babirusa?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Sumber: 
https://kumparan.com/kumparansains/mengenal-babi-rusa-hewan-langka-yang-hanya-ada-di-sulawesi-1tkPzp5uAVY/2 

No Soal 8
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, dan/atau nilai-nilai dalam dan/atau antarteks
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Salah - Benar - Benar

Babirusa adalah hewan unik yang ditemukan di Pulau Sulawesi. Pernyataan mana yang mendukung kalimat tersebut?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan!

#PernyataanBenarSalah
A.

Babirusa betina di Pulau Sulawesi memiliki taring seperti babirusa jantan.

B.

Babirusa hidup di hutan hujan dataran rendah di Pulau Sulawesi.

C.

Babirusa di Pulau Sulawesi memiliki suara yang sangat khas.

Sumber: 
https://kumparan.com/kumparansains/mengenal-babi-rusa-hewan-langka-yang-hanya-ada-di-sulawesi-1tkPzp5uAVY/2 

No Soal 9
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Memprediksi peristiwa dalam teks
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1, Pernyataan 3, dan Pernyataan 4

Apa dampak yang terjadi jika habitat babirusa terus terancam?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Sumber:
https://liberty-society.com/id/blogs/blog-1/cara-membuat-tas-dari-kain-perca
https://kumparan.com/kabar-harian/mengenal-kerajinan-dari-limbah-kain-perca-dan-cara-membuatnya-1xIsfl2wgX8/4

No Soal 10
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 2 dan Pernyataan 3

Benda apa saja yang digunakan sebagai alat dalam teks tersebut?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Sumber:
https://liberty-society.com/id/blogs/blog-1/cara-membuat-tas-dari-kain-perca
https://kumparan.com/kabar-harian/mengenal-kerajinan-dari-limbah-kain-perca-dan-cara-membuatnya-1xIsfl2wgX8/4

No Soal 11
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi objek dan/atau latar berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1 dan Pernyataan 3.

Kata manakah yang menunjukkan bahwa kain perca masih bisa diolah?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Sumber:
https://liberty-society.com/id/blogs/blog-1/cara-membuat-tas-dari-kain-perca
https://kumparan.com/kabar-harian/mengenal-kerajinan-dari-limbah-kain-perca-dan-cara-membuatnya-1xIsfl2wgX8/4

No Soal 12
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Memprediksi peristiwa dalam teks
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci B

Apa yang mungkin terjadi jika busa tidak diletakkan di dalam kain?

Pelari Terakhir

Lomba maraton di kotaku biasanya diadakan setiap musim panas. Semua jalan raya yang dilalui para pelari akan ditutup. Hanya ambulans yang bisa melintas. Tugasku mengikuti pelari dari belakang sebagai petugas medis. Pak sopir dan aku berada di dalam mobil ambulans. Kami harus tetap berada di belakang pelari terakhir sampai garis finis.
Tanda memulai maraton terdengar. Para pelari terdepan mulai menjauh dari pandangan kami. Mataku tertuju pada wanita berbaju putih longgar dan celana biru.
"Pak, lihatlah itu," kataku sambil menunjuk wanita tersebut di depan kami.
Kami sadar bahwa dia akan menjadi "pelari terakhir". Rambutnya beruban, postur tubuhnya tidak lagi tegap, dan kakinya sedikit pincang. Berjalan pun sudah tampak sulit. 
Pak sopir dan aku memperhatikan wanita itu. Kami akan bergerak maju sedikit. Lalu berhenti menjaga jarak darinya. Kemudian, kami maju lagi untuk terus mengikuti langkahnya. Aku ingin menghentikannya. Namun, pada saat yang sama, aku juga berdoa agar dia terus maju. 
Akhirnya, dia menjadi satu-satunya pelari yang tersisa. Air mataku mengalir karena aku merasa terharu dan kagum pada keberaniannya.
Sorak-sorai penonton sudah tidak terdengar lagi. Namun, seorang pria berdiri sendirian dengan bangga menunggu kedatangan pelari terakhir. Ia memegang salah satu ujung pita kertas yang terikat pada tiang. Pelan-pelan, pelari terakhir melintasi garis finis tersebut. Kedua ujung pita kertas itu berkibar di belakangnya.

Aku tidak tahu nama wanita itu. Tetapi sejak saat itu, dia menjadi bagian dari kehidupanku. Bagi wanita itu, maraton bukanlah tentang mengalahkan orang lain atau memenangkan piala. Ini tentang menyelesaikan apa yang sudah dimulainya. Saat kesulitan hidup melanda, aku teringat kepadanya.

Sumber:
Diterjemahkan dengan perubahan, dari Lisa Beach. The Last Runner. Chicken Soup for the Preteen Soul (2000).

No Soal 13
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

Seorang pria berdiri di garis finis saat pelari terakhir melintas. Apa yang dilakukan pria itu?

Pelari Terakhir

Lomba maraton di kotaku biasanya diadakan setiap musim panas. Semua jalan raya yang dilalui para pelari akan ditutup. Hanya ambulans yang bisa melintas. Tugasku mengikuti pelari dari belakang sebagai petugas medis. Pak sopir dan aku berada di dalam mobil ambulans. Kami harus tetap berada di belakang pelari terakhir sampai garis finis.
Tanda memulai maraton terdengar. Para pelari terdepan mulai menjauh dari pandangan kami. Mataku tertuju pada wanita berbaju putih longgar dan celana biru.
"Pak, lihatlah itu," kataku sambil menunjuk wanita tersebut di depan kami.
Kami sadar bahwa dia akan menjadi "pelari terakhir". Rambutnya beruban, postur tubuhnya tidak lagi tegap, dan kakinya sedikit pincang. Berjalan pun sudah tampak sulit. 
Pak sopir dan aku memperhatikan wanita itu. Kami akan bergerak maju sedikit. Lalu berhenti menjaga jarak darinya. Kemudian, kami maju lagi untuk terus mengikuti langkahnya. Aku ingin menghentikannya. Namun, pada saat yang sama, aku juga berdoa agar dia terus maju. 
Akhirnya, dia menjadi satu-satunya pelari yang tersisa. Air mataku mengalir karena aku merasa terharu dan kagum pada keberaniannya.
Sorak-sorai penonton sudah tidak terdengar lagi. Namun, seorang pria berdiri sendirian dengan bangga menunggu kedatangan pelari terakhir. Ia memegang salah satu ujung pita kertas yang terikat pada tiang. Pelan-pelan, pelari terakhir melintasi garis finis tersebut. Kedua ujung pita kertas itu berkibar di belakangnya.

Aku tidak tahu nama wanita itu. Tetapi sejak saat itu, dia menjadi bagian dari kehidupanku. Bagi wanita itu, maraton bukanlah tentang mengalahkan orang lain atau memenangkan piala. Ini tentang menyelesaikan apa yang sudah dimulainya. Saat kesulitan hidup melanda, aku teringat kepadanya.

Sumber:
Diterjemahkan dengan perubahan, dari Lisa Beach. The Last Runner. Chicken Soup for the Preteen Soul (2000).

No Soal 14
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa, antargagasan, dan/atau antarinformasi dalam dan/atau antarteks
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Benar - Salah - Benar

Dalam cerita, ada seorang wanita tua yang ikut berlomba. Bagaimana sikap tokoh Aku setelah mengetahuinya?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!

#Sikap Tokoh AkuBenarSalah
A.

Terharu melihat perjuangan wanita tua yang memiliki kondisi terbatas.

B.

Bangga menunggu kedatangan wanita tua melintasi garis finis.

C.

Terinspirasi oleh keteguhan wanita tua menghadapi tantangan maraton.

Pelari Terakhir

Lomba maraton di kotaku biasanya diadakan setiap musim panas. Semua jalan raya yang dilalui para pelari akan ditutup. Hanya ambulans yang bisa melintas. Tugasku mengikuti pelari dari belakang sebagai petugas medis. Pak sopir dan aku berada di dalam mobil ambulans. Kami harus tetap berada di belakang pelari terakhir sampai garis finis.
Tanda memulai maraton terdengar. Para pelari terdepan mulai menjauh dari pandangan kami. Mataku tertuju pada wanita berbaju putih longgar dan celana biru.
"Pak, lihatlah itu," kataku sambil menunjuk wanita tersebut di depan kami.
Kami sadar bahwa dia akan menjadi "pelari terakhir". Rambutnya beruban, postur tubuhnya tidak lagi tegap, dan kakinya sedikit pincang. Berjalan pun sudah tampak sulit. 
Pak sopir dan aku memperhatikan wanita itu. Kami akan bergerak maju sedikit. Lalu berhenti menjaga jarak darinya. Kemudian, kami maju lagi untuk terus mengikuti langkahnya. Aku ingin menghentikannya. Namun, pada saat yang sama, aku juga berdoa agar dia terus maju. 
Akhirnya, dia menjadi satu-satunya pelari yang tersisa. Air mataku mengalir karena aku merasa terharu dan kagum pada keberaniannya.
Sorak-sorai penonton sudah tidak terdengar lagi. Namun, seorang pria berdiri sendirian dengan bangga menunggu kedatangan pelari terakhir. Ia memegang salah satu ujung pita kertas yang terikat pada tiang. Pelan-pelan, pelari terakhir melintasi garis finis tersebut. Kedua ujung pita kertas itu berkibar di belakangnya.

Aku tidak tahu nama wanita itu. Tetapi sejak saat itu, dia menjadi bagian dari kehidupanku. Bagi wanita itu, maraton bukanlah tentang mengalahkan orang lain atau memenangkan piala. Ini tentang menyelesaikan apa yang sudah dimulainya. Saat kesulitan hidup melanda, aku teringat kepadanya.

Sumber:
Diterjemahkan dengan perubahan, dari Lisa Beach. The Last Runner. Chicken Soup for the Preteen Soul (2000).

No Soal 15
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Sub Kompetensi Menilai kesesuaian dan/atau keakuratan unsur, kebahasaan, atau isi berdasarkan perbandingan informasi dalam dan/atau antarteks
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Salah - Benar - Benar

Mengapa penulis meletakkan gambar sebelum paragraf terakhir dalam cerita?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!

#AlasanBenarSalah
A.

Menunjukkan gambaran fisik wanita tua yang mengikuti lomba maraton.

B.

Membantu pembaca membayangkan momen pelari terakhir melintasi garis finis.

C.

Memperkuat pesan bahwa menyelesaikan sesuatu yang telah dimulai adalah berharga.

Laporan Observasi: Kehidupan Tradisional dan Alam di Desa Baduy

Desa Baduy terletak di Kabupaten Lebak, Banten. Desa ini memiliki komunitas adat yang lestari. Mereka hidup sederhana dan harmonis dengan alam. Tradisi ini masih dipertahankan hingga saat ini. Masyarakat Baduy terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Keduanya masih memegang teguh adat istiadat dan filosofi leluhur.
Masyarakat Baduy Dalam, tinggal di wilayah yang lebih terpencil. Mereka tidak terpengaruh oleh teknologi modern. Kehidupan mereka diatur dengan aturan adat yang ketat. Pakaian khas yang digunakan terbuat dari bahan alami. Pola hidup mereka juga mengikuti prinsip-prinsip keberlanjutan ekosistem. Pertanian organik menjadi salah satu cara mereka menjaga kelestarian alam. Alam merupakan sumber daya utama bagi kehidupan mereka.
Kelompok Baduy Luar lebih terbuka terhadap pengaruh luar. Namun, mereka tetap menjaga nilai-nilai adat. Mereka rutin melaksanakan upacara adat, seperti Sedekah Bumi. Upacara ini menjadi bentuk rasa syukur atas hasil pertanian. Hal ini juga dilakukan untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam. 
Masyarakat Baduy memiliki tradisi yang kaya dan unik. Namun, kawasan ini menghadapi berbagai tantangan. Pembangunan yang pesat mulai mengancam kelestarian alam sekitar. Selain itu, eksploitasi sumber daya alam di sekitar wilayah Baduy semakin meningkat. Banyak pihak yang tertarik mengakses sumber daya alam tersebut. Hal ini berisiko merusak keseimbangan budaya dan lingkungan mereka.
Sumber:
https://kumparan.com/syalsa-raya/hidup-bersama-alam-kehidupan-tradisional-baduy-yang-berkelanjutan-21z9WYFRsow/2
https://bantenlife.com/tradisi-kehidupan-suku-baduy-harmoni-dengan-alam-dan-kearifan-lokal/

No Soal 16
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi penggunaan istilah dalam berbagai bidang
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci A

Istilah eksploitasi dalam paragraf keempat bermakna …

Laporan Observasi: Kehidupan Tradisional dan Alam di Desa Baduy

Desa Baduy terletak di Kabupaten Lebak, Banten. Desa ini memiliki komunitas adat yang lestari. Mereka hidup sederhana dan harmonis dengan alam. Tradisi ini masih dipertahankan hingga saat ini. Masyarakat Baduy terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Keduanya masih memegang teguh adat istiadat dan filosofi leluhur.
Masyarakat Baduy Dalam, tinggal di wilayah yang lebih terpencil. Mereka tidak terpengaruh oleh teknologi modern. Kehidupan mereka diatur dengan aturan adat yang ketat. Pakaian khas yang digunakan terbuat dari bahan alami. Pola hidup mereka juga mengikuti prinsip-prinsip keberlanjutan ekosistem. Pertanian organik menjadi salah satu cara mereka menjaga kelestarian alam. Alam merupakan sumber daya utama bagi kehidupan mereka.
Kelompok Baduy Luar lebih terbuka terhadap pengaruh luar. Namun, mereka tetap menjaga nilai-nilai adat. Mereka rutin melaksanakan upacara adat, seperti Sedekah Bumi. Upacara ini menjadi bentuk rasa syukur atas hasil pertanian. Hal ini juga dilakukan untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam. 
Masyarakat Baduy memiliki tradisi yang kaya dan unik. Namun, kawasan ini menghadapi berbagai tantangan. Pembangunan yang pesat mulai mengancam kelestarian alam sekitar. Selain itu, eksploitasi sumber daya alam di sekitar wilayah Baduy semakin meningkat. Banyak pihak yang tertarik mengakses sumber daya alam tersebut. Hal ini berisiko merusak keseimbangan budaya dan lingkungan mereka.
Sumber:
https://kumparan.com/syalsa-raya/hidup-bersama-alam-kehidupan-tradisional-baduy-yang-berkelanjutan-21z9WYFRsow/2
https://bantenlife.com/tradisi-kehidupan-suku-baduy-harmoni-dengan-alam-dan-kearifan-lokal/

No Soal 17
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci B

Kerangka yang tepat berdasarkan informasi dalam teks adalah ….

Laporan Observasi: Kehidupan Tradisional dan Alam di Desa Baduy

Desa Baduy terletak di Kabupaten Lebak, Banten. Desa ini memiliki komunitas adat yang lestari. Mereka hidup sederhana dan harmonis dengan alam. Tradisi ini masih dipertahankan hingga saat ini. Masyarakat Baduy terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Keduanya masih memegang teguh adat istiadat dan filosofi leluhur.
Masyarakat Baduy Dalam, tinggal di wilayah yang lebih terpencil. Mereka tidak terpengaruh oleh teknologi modern. Kehidupan mereka diatur dengan aturan adat yang ketat. Pakaian khas yang digunakan terbuat dari bahan alami. Pola hidup mereka juga mengikuti prinsip-prinsip keberlanjutan ekosistem. Pertanian organik menjadi salah satu cara mereka menjaga kelestarian alam. Alam merupakan sumber daya utama bagi kehidupan mereka.
Kelompok Baduy Luar lebih terbuka terhadap pengaruh luar. Namun, mereka tetap menjaga nilai-nilai adat. Mereka rutin melaksanakan upacara adat, seperti Sedekah Bumi. Upacara ini menjadi bentuk rasa syukur atas hasil pertanian. Hal ini juga dilakukan untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam. 
Masyarakat Baduy memiliki tradisi yang kaya dan unik. Namun, kawasan ini menghadapi berbagai tantangan. Pembangunan yang pesat mulai mengancam kelestarian alam sekitar. Selain itu, eksploitasi sumber daya alam di sekitar wilayah Baduy semakin meningkat. Banyak pihak yang tertarik mengakses sumber daya alam tersebut. Hal ini berisiko merusak keseimbangan budaya dan lingkungan mereka.
Sumber:
https://kumparan.com/syalsa-raya/hidup-bersama-alam-kehidupan-tradisional-baduy-yang-berkelanjutan-21z9WYFRsow/2
https://bantenlife.com/tradisi-kehidupan-suku-baduy-harmoni-dengan-alam-dan-kearifan-lokal/

No Soal 18
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa, antargagasan, dan/atau antarinformasi dalam dan/atau antarteks
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1, Pernyataan 2, dan Pernyataan 4

Paragraf 2 dan 3 membahas pelestarian adat dan lingkungan masyarakat Baduy. Bagaimana hubungan isi kedua paragraf tersebut dengan paragraf 4?
Klik pada setiap jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Bola Bekel Dinda

Sarah baru pulang sekolah. Ia berniat menuju ke kamar. Di ruang keluarga, terlihat Mama sedang asyik mengobrol dengan Tante Mira. Mbok Ginah datang untuk mengantarkan makanan dan minuman.
Mama memanggil Sarah saat melihat kedatangannya.
Sarah menghampiri Mama dan memberi salam kepada Tante Mira.
“Kak Sarah!” tiba-tiba Dinda, anak Tante Mira, memanggilnya. Gadis kelas 5 SD itu tersenyum lebar.
“Kak Sarah! Ayo, temani aku main bekel!” ajak Dinda.
“Bekel?” tanya Sarah sambil mengernyitkan dahinya.
“Kak Sarah sudah SMP, tapi tidak tahu bekel?” Dinda balik bertanya.
Dinda memperlihatkan mainan yang diletakkannya di lantai.
“Ini namanya bola bekel,” jelas Dinda sambil mengambil satu bola karet kecil.
“Nah, kalau yang ini, namanya biji bekel,” tambahnya seraya meraup enam mainan kecil berbentuk unik yang terbuat dari logam.
Sarah ikut memegang dan mengamati bola bekel beserta biji bekelnya.
“Aku sering memainkannya bersama Mama. Kata Mama daripada main game online,” cerita Dinda.
Deg! Sarah serasa ditampar. Ucapan Dinda itu benar.
“Ajarin Kak Sarah cara main bekel, dong!” pinta Sarah, menutupi rasa malunya.
“Begini caranya, Kak!” Dinda bersemangat mengajari Sarah.
“Aku coba, ya!” pinta Sarah. Dia penasaran.
Pertama kali melontarkan bola bekel, Sarah sudah harus mengambilnya ke ruang tamu. Bola bekel itu menggelinding ke sana. Namun, Sarah jadi makin penasaran dan mencoba terus walaupun gagal berkali-kali. Dinda bertepuk tangan menyemangati Sarah.
“Susah juga, ya!” ujar Sarah.
“Nanti lama-lama juga bisa, Kak!” kata Dinda.
Sarah berniat mencari informasi lebih jelas tentang permainan ini. Dia akan belajar main bekel sampai bisa. Dinda saja bisa, dia juga pasti bisa.

No Soal 19
Kompetensi Mengakses dan Menemukan Informasi (Access and Retrieve)
Sub Kompetensi Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks fiksi
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Siapa yang sedang asyik mengobrol dengan Mama di ruang keluarga?

Bola Bekel Dinda

Sarah baru pulang sekolah. Ia berniat menuju ke kamar. Di ruang keluarga, terlihat Mama sedang asyik mengobrol dengan Tante Mira. Mbok Ginah datang untuk mengantarkan makanan dan minuman.
Mama memanggil Sarah saat melihat kedatangannya.
Sarah menghampiri Mama dan memberi salam kepada Tante Mira.
“Kak Sarah!” tiba-tiba Dinda, anak Tante Mira, memanggilnya. Gadis kelas 5 SD itu tersenyum lebar.
“Kak Sarah! Ayo, temani aku main bekel!” ajak Dinda.
“Bekel?” tanya Sarah sambil mengernyitkan dahinya.
“Kak Sarah sudah SMP, tapi tidak tahu bekel?” Dinda balik bertanya.
Dinda memperlihatkan mainan yang diletakkannya di lantai.
“Ini namanya bola bekel,” jelas Dinda sambil mengambil satu bola karet kecil.
“Nah, kalau yang ini, namanya biji bekel,” tambahnya seraya meraup enam mainan kecil berbentuk unik yang terbuat dari logam.
Sarah ikut memegang dan mengamati bola bekel beserta biji bekelnya.
“Aku sering memainkannya bersama Mama. Kata Mama daripada main game online,” cerita Dinda.
Deg! Sarah serasa ditampar. Ucapan Dinda itu benar.
“Ajarin Kak Sarah cara main bekel, dong!” pinta Sarah, menutupi rasa malunya.
“Begini caranya, Kak!” Dinda bersemangat mengajari Sarah.
“Aku coba, ya!” pinta Sarah. Dia penasaran.
Pertama kali melontarkan bola bekel, Sarah sudah harus mengambilnya ke ruang tamu. Bola bekel itu menggelinding ke sana. Namun, Sarah jadi makin penasaran dan mencoba terus walaupun gagal berkali-kali. Dinda bertepuk tangan menyemangati Sarah.
“Susah juga, ya!” ujar Sarah.
“Nanti lama-lama juga bisa, Kak!” kata Dinda.
Sarah berniat mencari informasi lebih jelas tentang permainan ini. Dia akan belajar main bekel sampai bisa. Dinda saja bisa, dia juga pasti bisa.

No Soal 20
Kompetensi Menginterpretasi dan Mengintegrasi (Interpret and Integrate)
Sub Kompetensi Menyimpulkan perasaan dan sifat tokoh serta elemen intrinsik lain seperti latar cerita, kejadian-kejadian dalam cerita berdasarkan informasi rinci di dalam teks fiksi
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 2 dan Pernyataan 3.

Bagaimana sifat yang ditunjukkan Dinda berdasarkan cerita tersebut?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Bola Bekel Dinda

Sarah baru pulang sekolah. Ia berniat menuju ke kamar. Di ruang keluarga, terlihat Mama sedang asyik mengobrol dengan Tante Mira. Mbok Ginah datang untuk mengantarkan makanan dan minuman.
Mama memanggil Sarah saat melihat kedatangannya.
Sarah menghampiri Mama dan memberi salam kepada Tante Mira.
“Kak Sarah!” tiba-tiba Dinda, anak Tante Mira, memanggilnya. Gadis kelas 5 SD itu tersenyum lebar.
“Kak Sarah! Ayo, temani aku main bekel!” ajak Dinda.
“Bekel?” tanya Sarah sambil mengernyitkan dahinya.
“Kak Sarah sudah SMP, tapi tidak tahu bekel?” Dinda balik bertanya.
Dinda memperlihatkan mainan yang diletakkannya di lantai.
“Ini namanya bola bekel,” jelas Dinda sambil mengambil satu bola karet kecil.
“Nah, kalau yang ini, namanya biji bekel,” tambahnya seraya meraup enam mainan kecil berbentuk unik yang terbuat dari logam.
Sarah ikut memegang dan mengamati bola bekel beserta biji bekelnya.
“Aku sering memainkannya bersama Mama. Kata Mama daripada main game online,” cerita Dinda.
Deg! Sarah serasa ditampar. Ucapan Dinda itu benar.
“Ajarin Kak Sarah cara main bekel, dong!” pinta Sarah, menutupi rasa malunya.
“Begini caranya, Kak!” Dinda bersemangat mengajari Sarah.
“Aku coba, ya!” pinta Sarah. Dia penasaran.
Pertama kali melontarkan bola bekel, Sarah sudah harus mengambilnya ke ruang tamu. Bola bekel itu menggelinding ke sana. Namun, Sarah jadi makin penasaran dan mencoba terus walaupun gagal berkali-kali. Dinda bertepuk tangan menyemangati Sarah.
“Susah juga, ya!” ujar Sarah.
“Nanti lama-lama juga bisa, Kak!” kata Dinda.
Sarah berniat mencari informasi lebih jelas tentang permainan ini. Dia akan belajar main bekel sampai bisa. Dinda saja bisa, dia juga pasti bisa.

No Soal 21
Kompetensi Menginterpretasi dan Mengintegrasi (Interpret and Integrate)
Sub Kompetensi Menyusun inferensi (kesimpulan) dan prediksi berdasarkan unsur-unsur pendukung teks fiksi (unsur intrinsik)
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Benar-Benar-Salah

Apa yang mungkin terjadi jika Dinda tidak mengajak Sarah bermain?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!

#PernyataanBenarSalah
A.

Sarah tidak akan tahu cara bermain bola bekel.

B.

Sarah tetap akan sering bermain game online.

C.

Sarah akan mencari informasi tentang bola bekel.

Pidato Pagi

Yang terhormat Bapak dan Ibu Guru.
Yang saya banggakan murid-murid sekalian.

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat di pagi ini.

Bapak Ibu guru dan murid-murid sekalian, saat ini kita hidup di era informasi.
Informasi mudah diakses melalui internet dan media sosial.
Namun, tidak semua informasi tersebut benar.
Sebagian informasi tersebut disebut hoaks.

Hoaks adalah informasi palsu yang menyesatkan.
Hoaks dapat berbentuk teks, gambar, atau video.
Judul hoaks biasanya bersifat provokatif.
Tujuannya agar pembaca segera menyebarkannya.
Penyebaran hoaks dapat merugikan banyak orang.

Sebagai kepala sekolah, saya mengingatkan kita semua perlu literasi informasi.
Literasi informasi berarti menilai informasi secara kritis.
Kita semua harus memeriksa sumber informasi.
Kita juga perlu membandingkan beberapa sumber terpercaya.
Informasi belum jelas sebaiknya tidak disebarkan.

Bersikap kritis adalah tanggung jawab kita bersama.
Teknologi harus digunakan untuk menambah pengetahuan.

Akhir kata saya sampaikan, “Mari bijak dalam bermedia sosial!”

Demikian pidato ini saya sampaikan.
Semoga bisa menjadi perenungan untuk kita semua.

No Soal 22
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks.
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1 dan Pernyataan 2.

Kepada siapakah pidato tersebut ditujukan?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Pidato Pagi

Yang terhormat Bapak dan Ibu Guru.
Yang saya banggakan murid-murid sekalian.

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat di pagi ini.

Bapak Ibu guru dan murid-murid sekalian, saat ini kita hidup di era informasi.
Informasi mudah diakses melalui internet dan media sosial.
Namun, tidak semua informasi tersebut benar.
Sebagian informasi tersebut disebut hoaks.

Hoaks adalah informasi palsu yang menyesatkan.
Hoaks dapat berbentuk teks, gambar, atau video.
Judul hoaks biasanya bersifat provokatif.
Tujuannya agar pembaca segera menyebarkannya.
Penyebaran hoaks dapat merugikan banyak orang.

Sebagai kepala sekolah, saya mengingatkan kita semua perlu literasi informasi.
Literasi informasi berarti menilai informasi secara kritis.
Kita semua harus memeriksa sumber informasi.
Kita juga perlu membandingkan beberapa sumber terpercaya.
Informasi belum jelas sebaiknya tidak disebarkan.

Bersikap kritis adalah tanggung jawab kita bersama.
Teknologi harus digunakan untuk menambah pengetahuan.

Akhir kata saya sampaikan, “Mari bijak dalam bermedia sosial!”

Demikian pidato ini saya sampaikan.
Semoga bisa menjadi perenungan untuk kita semua.

No Soal 23
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, dan/atau nilai-nilai dalam dan/atau antarteks.
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Salah-Benar-Benar

Pesan apa yang ingin disampaikan melalui pidato tersebut?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!

#PernyataanBenarSalah
A.

Kedisiplinan dalam menyebarkan berita dari berbagai media.

B.

Tanggung jawab sebagai pribadi dalam bermedia sosial.

C.

Kesadaran diri untuk memilah informasi dari dunia maya.

Pidato Pagi

Yang terhormat Bapak dan Ibu Guru.
Yang saya banggakan murid-murid sekalian.

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat di pagi ini.

Bapak Ibu guru dan murid-murid sekalian, saat ini kita hidup di era informasi.
Informasi mudah diakses melalui internet dan media sosial.
Namun, tidak semua informasi tersebut benar.
Sebagian informasi tersebut disebut hoaks.

Hoaks adalah informasi palsu yang menyesatkan.
Hoaks dapat berbentuk teks, gambar, atau video.
Judul hoaks biasanya bersifat provokatif.
Tujuannya agar pembaca segera menyebarkannya.
Penyebaran hoaks dapat merugikan banyak orang.

Sebagai kepala sekolah, saya mengingatkan kita semua perlu literasi informasi.
Literasi informasi berarti menilai informasi secara kritis.
Kita semua harus memeriksa sumber informasi.
Kita juga perlu membandingkan beberapa sumber terpercaya.
Informasi belum jelas sebaiknya tidak disebarkan.

Bersikap kritis adalah tanggung jawab kita bersama.
Teknologi harus digunakan untuk menambah pengetahuan.

Akhir kata saya sampaikan, “Mari bijak dalam bermedia sosial!”

Demikian pidato ini saya sampaikan.
Semoga bisa menjadi perenungan untuk kita semua.

No Soal 24
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menilai kesesuaian dan/atau keakuratan unsur, kebahasaan, atau isi berdasarkan perbandingan informasi dalam dan/atau antarteks.
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Judul pidato tersebut masih sangat umum. Judul mana yang lebih sesuai untuk menggantikan judul pidato tersebut?

Peluang Karier di Sektor Hijau

Transisi energi tidak hanya mengubah sumber daya energi. Hal ini juga menciptakan banyak peluang karier baru. Peluang tersebut khususnya di sektor hijau atau green jobs. Menurut International Labour Organization (ILO), akan ada 24 juta pekerjaan baru di sektor hijau pada tahun 2030. Ini terjadi karena transisi menuju energi baru dan terbarukan (EBT). Ada laporan terbaru dari International Renewable Energy Agency (IRENA) berjudul “Renewable Energy and Jobs: Annual Review 2023”. Laporan itu mencatat jumlah pekerja di sektor EBT terus meningkat setiap tahunnya.
Pada tahun 2018, IRENA mencatat ada 11,1 juta pekerja di sektor EBT. Jumlah ini terus bertambah. Pada tahun 2022 mencapai 13,8 juta. Hal tersebut menunjukkan komitmen global untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dunia beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan. Green jobs memiliki beberapa aspek yang bisa dilihat pada gambar berikut.

Saat ini, banyak jenis pekerjaan yang termasuk green jobs. Contohnya, desainer fesyen berkelanjutan, start-up energi berkelanjutan, start-up manajemen limbah, teknisi sistem energi matahari, peneliti transportasi ramah lingkungan, kreator gerakan hijau, hingga pengelola media sosial gerakan hijau. Para milenial perkotaan dapat menjajal urban farming. Itu dilakukan sebagai langkah awal memulai green jobs. Kegiatan urban farming bisa dilakukan di mana saja, seperti di halaman, kantor, balkon, bahkan atap rumah. Green jobs sudah ada di kawasan Asia Pasifik. Contohnya para penanam bakau dalam program adaptasi iklim di Vietnam dan teknisi sistem energi matahari di Cina.
Tertarik berkarier di sektor hijau?

Sumber:
https://katadata.co.id/infografik/6581171bdd19c/green-jobs-peluang-karir-masa-depan

No Soal 25
Kompetensi Mengakses dan Menemukan Informasi (Access and Retrieve)
Sub Kompetensi Mengidentifikasi kata kunci yang efektif untuk menemukan sumber informasi yang relevan pada teks informasi.
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Contoh green jobs di kawasan Asia Pasifik yang disebutkan dalam teks adalah ….

Peluang Karier di Sektor Hijau

Transisi energi tidak hanya mengubah sumber daya energi. Hal ini juga menciptakan banyak peluang karier baru. Peluang tersebut khususnya di sektor hijau atau green jobs. Menurut International Labour Organization (ILO), akan ada 24 juta pekerjaan baru di sektor hijau pada tahun 2030. Ini terjadi karena transisi menuju energi baru dan terbarukan (EBT). Ada laporan terbaru dari International Renewable Energy Agency (IRENA) berjudul “Renewable Energy and Jobs: Annual Review 2023”. Laporan itu mencatat jumlah pekerja di sektor EBT terus meningkat setiap tahunnya.
Pada tahun 2018, IRENA mencatat ada 11,1 juta pekerja di sektor EBT. Jumlah ini terus bertambah. Pada tahun 2022 mencapai 13,8 juta. Hal tersebut menunjukkan komitmen global untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dunia beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan. Green jobs memiliki beberapa aspek yang bisa dilihat pada gambar berikut.

Saat ini, banyak jenis pekerjaan yang termasuk green jobs. Contohnya, desainer fesyen berkelanjutan, start-up energi berkelanjutan, start-up manajemen limbah, teknisi sistem energi matahari, peneliti transportasi ramah lingkungan, kreator gerakan hijau, hingga pengelola media sosial gerakan hijau. Para milenial perkotaan dapat menjajal urban farming. Itu dilakukan sebagai langkah awal memulai green jobs. Kegiatan urban farming bisa dilakukan di mana saja, seperti di halaman, kantor, balkon, bahkan atap rumah. Green jobs sudah ada di kawasan Asia Pasifik. Contohnya para penanam bakau dalam program adaptasi iklim di Vietnam dan teknisi sistem energi matahari di Cina.
Tertarik berkarier di sektor hijau?

Sumber:
https://katadata.co.id/infografik/6581171bdd19c/green-jobs-peluang-karir-masa-depan

No Soal 26
Kompetensi Menginterpretasi dan Mengintegrasi (Interpret and Integrate)
Sub Kompetensi Menyusun inferensi (kesimpulan) dan prediksi berdasarkan unsur-unsur pendukung teks informasi (grafik, gambar, tabel, dll)
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci B

Mengapa urban farming cocok sebagai awal karier green jobs bagi milenial kota?

Peluang Karier di Sektor Hijau

Transisi energi tidak hanya mengubah sumber daya energi. Hal ini juga menciptakan banyak peluang karier baru. Peluang tersebut khususnya di sektor hijau atau green jobs. Menurut International Labour Organization (ILO), akan ada 24 juta pekerjaan baru di sektor hijau pada tahun 2030. Ini terjadi karena transisi menuju energi baru dan terbarukan (EBT). Ada laporan terbaru dari International Renewable Energy Agency (IRENA) berjudul “Renewable Energy and Jobs: Annual Review 2023”. Laporan itu mencatat jumlah pekerja di sektor EBT terus meningkat setiap tahunnya.
Pada tahun 2018, IRENA mencatat ada 11,1 juta pekerja di sektor EBT. Jumlah ini terus bertambah. Pada tahun 2022 mencapai 13,8 juta. Hal tersebut menunjukkan komitmen global untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dunia beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan. Green jobs memiliki beberapa aspek yang bisa dilihat pada gambar berikut.

Saat ini, banyak jenis pekerjaan yang termasuk green jobs. Contohnya, desainer fesyen berkelanjutan, start-up energi berkelanjutan, start-up manajemen limbah, teknisi sistem energi matahari, peneliti transportasi ramah lingkungan, kreator gerakan hijau, hingga pengelola media sosial gerakan hijau. Para milenial perkotaan dapat menjajal urban farming. Itu dilakukan sebagai langkah awal memulai green jobs. Kegiatan urban farming bisa dilakukan di mana saja, seperti di halaman, kantor, balkon, bahkan atap rumah. Green jobs sudah ada di kawasan Asia Pasifik. Contohnya para penanam bakau dalam program adaptasi iklim di Vietnam dan teknisi sistem energi matahari di Cina.
Tertarik berkarier di sektor hijau?

Sumber:
https://katadata.co.id/infografik/6581171bdd19c/green-jobs-peluang-karir-masa-depan

No Soal 27
Kompetensi Mengevaluasi dan Merefleksi (Evaluate and Reflect)
Sub Kompetensi Menilai akurasi sumber informasi (orang/lembaga/institusi) dalam teks informasi
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci A

Apa yang membuat data dalam teks tersebut bisa dipercaya?

Kuliner Ayam Panggang Dorong Perekonomian Desa Sragi, Ponorogo

Kabupaten Ponorogo kini memiliki destinasi kuliner yang menarik wisatawan. Berlokasi di Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo. Kawasan Dadapan menawarkan ayam panggang bercita rasa tradisional. Suasana pedesaan yang asri juga menambah daya tarik pengunjung. 
Ayam panggang di kawasan ini diolah menggunakan ayam kampung pilihan. Ayam dipanggang di atas bara kayu dengan suhu terjaga. Proses pemanggangan tradisional tersebut menghasilkan aroma khas. Selain itu, juga menghasilkan tekstur daging yang lunak. Ayam kemudian disajikan dengan bumbu santan dan rempah-rempah. Bumbu terdiri dari cabai, bawang, dan kemiri. Kombinasi ini menghasilkan rasa gurih dan pedas.
Kehadiran kuliner ini memberikan dampak positif bagi perekonomian warga Desa Sragi. Area Dadapan yang sepi kini ramai dikunjungi wisatawan. Mereka menikmati sajian dan keramahan desa, terutama pada akhir pekan. Seorang warga setempat mengatakan, “Meningkatnya jumlah pengunjung mendorong warga membuka usaha kecil untuk menambah penghasilan.”
Banyak yang tertarik pada cita rasa ayam panggang tersebut. Mereka berasal dari luar daerah Sragi. “Daging ayamnya mudah dikunyah dan bumbunya meresap. Rasanya sangat kaya bumbu,” ujar seorang pengunjung. Sajian ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Hal tersebut menunjukkan peran kuliner tradisional dalam mendukung perekonomian desa. Selain itu, menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Sumber: https://banjar.times.co.id/news/berita/Tvz7VcY9l/Menelusuri-Aroma-Asap-Desa-Sragi-Ayam-Panggang-Dadapan-Jadi-Magnet-Baru-Kuliner-Ponorogo dengan penyesuaian.

No Soal 28
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi penggunaan istilah dalam berbagai bidang
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Istilah perekonomian pada paragraf ketiga di dalam teks digunakan untuk ….

Kuliner Ayam Panggang Dorong Perekonomian Desa Sragi, Ponorogo

Kabupaten Ponorogo kini memiliki destinasi kuliner yang menarik wisatawan. Berlokasi di Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo. Kawasan Dadapan menawarkan ayam panggang bercita rasa tradisional. Suasana pedesaan yang asri juga menambah daya tarik pengunjung. 
Ayam panggang di kawasan ini diolah menggunakan ayam kampung pilihan. Ayam dipanggang di atas bara kayu dengan suhu terjaga. Proses pemanggangan tradisional tersebut menghasilkan aroma khas. Selain itu, juga menghasilkan tekstur daging yang lunak. Ayam kemudian disajikan dengan bumbu santan dan rempah-rempah. Bumbu terdiri dari cabai, bawang, dan kemiri. Kombinasi ini menghasilkan rasa gurih dan pedas.
Kehadiran kuliner ini memberikan dampak positif bagi perekonomian warga Desa Sragi. Area Dadapan yang sepi kini ramai dikunjungi wisatawan. Mereka menikmati sajian dan keramahan desa, terutama pada akhir pekan. Seorang warga setempat mengatakan, “Meningkatnya jumlah pengunjung mendorong warga membuka usaha kecil untuk menambah penghasilan.”
Banyak yang tertarik pada cita rasa ayam panggang tersebut. Mereka berasal dari luar daerah Sragi. “Daging ayamnya mudah dikunyah dan bumbunya meresap. Rasanya sangat kaya bumbu,” ujar seorang pengunjung. Sajian ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Hal tersebut menunjukkan peran kuliner tradisional dalam mendukung perekonomian desa. Selain itu, menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Sumber: https://banjar.times.co.id/news/berita/Tvz7VcY9l/Menelusuri-Aroma-Asap-Desa-Sragi-Ayam-Panggang-Dadapan-Jadi-Magnet-Baru-Kuliner-Ponorogo dengan penyesuaian.

No Soal 29
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa, antargagasan, dan/atau antarinformasi dalam dan/atau antarteks
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

Paragraf keempat menceritakan pengalaman pengunjung tentang cita rasa ayam panggang. Bagaimana paragraf kedua memperkuat pengalaman tersebut?

Kuliner Ayam Panggang Dorong Perekonomian Desa Sragi, Ponorogo

Kabupaten Ponorogo kini memiliki destinasi kuliner yang menarik wisatawan. Berlokasi di Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo. Kawasan Dadapan menawarkan ayam panggang bercita rasa tradisional. Suasana pedesaan yang asri juga menambah daya tarik pengunjung. 
Ayam panggang di kawasan ini diolah menggunakan ayam kampung pilihan. Ayam dipanggang di atas bara kayu dengan suhu terjaga. Proses pemanggangan tradisional tersebut menghasilkan aroma khas. Selain itu, juga menghasilkan tekstur daging yang lunak. Ayam kemudian disajikan dengan bumbu santan dan rempah-rempah. Bumbu terdiri dari cabai, bawang, dan kemiri. Kombinasi ini menghasilkan rasa gurih dan pedas.
Kehadiran kuliner ini memberikan dampak positif bagi perekonomian warga Desa Sragi. Area Dadapan yang sepi kini ramai dikunjungi wisatawan. Mereka menikmati sajian dan keramahan desa, terutama pada akhir pekan. Seorang warga setempat mengatakan, “Meningkatnya jumlah pengunjung mendorong warga membuka usaha kecil untuk menambah penghasilan.”
Banyak yang tertarik pada cita rasa ayam panggang tersebut. Mereka berasal dari luar daerah Sragi. “Daging ayamnya mudah dikunyah dan bumbunya meresap. Rasanya sangat kaya bumbu,” ujar seorang pengunjung. Sajian ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Hal tersebut menunjukkan peran kuliner tradisional dalam mendukung perekonomian desa. Selain itu, menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Sumber: https://banjar.times.co.id/news/berita/Tvz7VcY9l/Menelusuri-Aroma-Asap-Desa-Sragi-Ayam-Panggang-Dadapan-Jadi-Magnet-Baru-Kuliner-Ponorogo dengan penyesuaian.

No Soal 30
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Sub Kompetensi Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1, Pernyataan 3, dan Pernyataan 4

Setelah membaca teks tersebut, Alia berpendapat:
“Wisatawan menyukai ayam panggang bukan hanya karena rasanya. Mereka juga mempertimbangkan aspek lainnya.”
Alasan apa yang mendukung pendapat Alia tersebut?
Klik pada setiap jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.